Ndrew83’s Weblog

Ndrew Blog == Surabaya 2008

Wisata Selam di Karimun Jawa

Dari sekian banyak pulau di Indonesia, mungkin baru seperempatnya saja yang dijadikan tempat wisata penyelaman. Salah satunya yang terlewat adalah Kepulauan Karimun Jawa, di Jawa Tengah. Dengan potensi pulau yang notabene berpasir putih, wisata penyelaman bangkai kapal (wreck dive) dan tempat penangkaran hiu, sudah sepantasnya wisata selam di kepulauan ini lebih serius dikembangkan keberadaannya.

Wicak /dok. Mapala UI
Salah satu terumbu karang yang tersisa.

Perlu waktu enam jam menyeberangi laut untuk tiba di Kep. Karimun Jawa bila berangkat dari Jepara dengan kapal yang dipenuhi aroma ikan laut dan segala tetek bengek keperluan rumah tangga yang dibawa sebagian besar penghuni Kep. Karimun Jawa yang ikut di kapal yang kami tumpangi. Tujuan kami adalah P. Kemojan, tempat basecamp kami nanti selama melakukan kegiatan ekspedisi di sana untuk beberapa hari.
Ibu Pepe, pemilik rumah yang kami jadikan tempat tinggal tersenyum ramah saat kami tiba dengan berbagai barang keperluan penyelaman. Buat ibu ini, hal itu bukanlah hal baru. Memang rumahnya yang juga berdekatan dengan kantor LSM ”Alam Karimun” selalu menjadi tempat persinggahan sebelum melakukan penyelaman di Karimun Jawa.
Baru dua hari kemudian kami bisa pergi ke P. Tengah, melakukan inti kegiatan kami, mengidentifikasi potensi wisata selam di sana. Sehari sebelum itu kami juga melakukan penyelaman di P. Sintok sebagai pemanasan.
P. Tengah ini ternyata sebuah pulau milik seorang jutawan yang ternyata bisa juga untuk disewakan. Ada enam rumah (cottage) besar di sana. Dan ada sepasang suami-istri tua yang setia sebagai penunggu pulau tersebut. Pulau ini lumayan besar. Dengan pasir putih mengelilinginya, pulau ini terlihat jadi lebih indah di mata. Segera saja peralatan selam kami persiapkan saat seluruh tim tiba di sana. Segala macam BCD, Regulator, Fins, Snorkel dicek ulang kembali hingga akhirnya kami siap menyelam pukul 10 pagi hari itu.
Sistem sabuk kami gunakan untuk mengidentifikasi kehidupan biota laut yang ada di sekeliling pulau tersebut. Sistem sabuk yang berarti kami melakukan penyelaman berkeliling pulau tersebut memakan waktu sampai dua hari lamanya. Untung saja tak banyak masalah yang kami temui saat melakukan penyelaman di sana. Hingga akhirnya kami melakukan penghitungan hasil akhir identifikasi tersebut.
Dengan menggunakan indeks yang ditetapkan oleh Depparpostel kami semua yang melakukan identifikasi menyatakan bahwa potensi bawah laut yang ada di P. Tengah ini bisa dibilang layak sebagai daerah tujuan wisata selam. Dukungan visibility (jarak pandang – Red) yang mencapai 20 meter dan jenis ikan yang rata-rata mencapai 30 jenis, makin menambah laiknya potensi wisata selam yang ada di sana. Belum lagi keindahan terumbu karang yang keberadaannya 80% masih bisa dibilang baik.
Maka sangat disayangkan bahwa daerah tersebut belum juga diseriuskan sebagai dive point tujuan wisata penyelaman di Karimun Jawa.

Dive Wreck di P. Kemojan
Selain di P. Tengah, ternyata tak jauh dari basecamp kami di P. Kemojan juga terdapat potensi yang tak kalah menariknya, yaitu penyelaman melihat bangkai kapal (dive wreck).
Jenis kegiatan pada bangkai kapal ini pada umumnya hanya diminati oleh orang-orang tertentu saja dan biasanya hanya bagi orang yang berminat pada sejarah kelautan atau yang mempunyai jiwa avonturir berlebih.
Cerita penyelaman bangkai kapal Indonoor di Kep. Karimun Jawa sebenarnya bukanlah barang baru buat penduduk sekitar. Sebuah kapal pengangkut batu bara milik armada Belanda karam di perairan tersebut sekitar 60 tahun silam. Cerita yang ada menyebutkan bahwa kapal tersebut karam karena nakhodanya menyangka Kep. Karimun Jawa adalah pesisir pantai Semarang, Jawa Tengah. Dasar pantai-pantai di Karimun Jawa yang relatif rendah membuat kapal tersebut kandas dan akhirnya karam.
Taklimat singkat malam sebelumnya memutuskan bahwa hari itu kami akan menyelam dan melihat bangkai kapal tersebut. Diputuskan 6 orang sebagai tim pertama yang akan melihatnya. Cici, Avi, Mira (Mapala UI) dan Riri, Dondy, Deny (UKSA Undip) akan menjadi tim pertama yang akan melakukan penyelaman pada hari itu. Sebagai pemimpin tim diputuskan Riri yang akan memegangnya.
Pagi harinya pukul 6 kami sudah bersiap untuk menyelam. Segala perlengkapan penyelaman seperti BCD dan Regulator, pakaian selam, fins dan snorkel kami periksa ulang untuk meminimalkan risiko yang mungkin timbul. Baru pada pukul 9.39 pagi tim pertama bisa memulai penyelaman.
Buddy system coba diterapkan juga dalam penyelaman kali ini. Setelah masing-masing anggota tim masuk ke dalam air mulailah dive dilakukan. Visibility (daya pandang) yang ada pada waktu itu hanya sekitar 8 meter saja. Pumping (penyesuaian tekanan udara di dalam tubuh) terus dilakukan tiap kali penurunan beberapa meter ke bawah air. Hingga tak terasa sudah hampir 14 meter kami menyelam ke dalam laut. Dan sekarang mulailah terlihat bangkai kapal di bawah sana.
Suasananya terasa sangat sunyi dan misterius. Di pilar-pilar besi kapal yang sudah berkarat terlihat terumbu karang (soft coral) bewarna-warni berjuang hidup dan tumbuh terus.
Bangkai kapal ini terlihat terbelah dua, seperti bangkai kapal Titanic dalam film-nya yang sempat ramai di kota Jakarta. Panjang kapal itu hampir menyamai kapal-kapal fery di Indonesia yang mampu menyeberangi Laut Jawa menuju Sulawesi atau Kalimantan. Sekarang bangkai kapal itu terlihat cokelat kehitaman karena karat yang tumbuh di sana-sini.
Beberapa penyelam coba memutari badan kapal lewat bagian buritannya. Sisi belakang kapal ini agak lebih tinggi dari bagian badan lainnya. Sampai akhirnya ditemukan baling-baling kapal yang masih terlihat utuh dan baik keadaannya. Besarnya baling-baling itu mencapai tiga kali besar drum minyak tanah dan bewarna cokelat juga.
Sebenarnya cukup terpana juga rasanya melihat kondisi baling-baling yang tampak masih baik saja setelah terpendam sampai 60 tahun lamanya.
Sesaat kemudian kami bergerak lagi mengitari sisi lain kapal. Kami menuju ke bagian geladak, yang terlihat masih memiliki pagar. Pagar-pagar cokelat hitam itu sudah mulai rapuh. Karat ada di sana-sini dan juga sudah ditumbuhi terumbu karang yang bewarna indah.
Agak tergoda juga kami saat melihat banyaknya rongga yang bisa membawa para penyelam masuk ke bagian dalam kapal. Tapi mengingat kesepakatan bersama di atas permukaan air sebelum menyelam karena keterbatasan alat, kami tidak memasuki rongga-rongga tersebut. Akhirnya kami lebih memilih tidak memasukinya meskipun hati ini agak menyesal juga tidak dapat melihatnya.
Tapi rasa sesal itu agak hilang juga saat melihat ikan-ikan berukuran besar yang hidup di sekeliling kapal karam tersebut. Ikan-ikan yang ada di situ bertubuh lebih besar daripada jenis ikan lain yang ada di bagian pulau lainnya. Seperti jenis Butterfly fish dan Napoleon. Masalah ini sempat menjadi pertanyaan juga, sebab dari penyelaman sebelumnya di pulau lain di Kep. Karimun Jawa ini kebanyakan hanya jenis ikan-ikan kecil saja yang ada. Atau mungkin karena mitos daerah kapal tenggelam tersebut yang dianggap angker, membuat banyak nelayan yang ada di sana segan untuk mengambil ikan yang ada di daerah kapal tenggelam tersebut.

Agustus 27, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Karimun Jawa Island | | & Komentar

Ibu – Ibu Surabaya Berebut Melahirkan pada 08-08-08

Bagi sebagian orang, hari ini ( 8 Agustus 2008 ) dianggap sebagai moment istimewa. Sebab konfigurasi penanggalannya menghasilkan nomor cantik, yakni 08-08-08. Sejumlah warga pun menandai hari serba delapan itu untuk tanggal kelahiran anak yang d kandung.

Menurut data yang diterima dari sejumlah Rumah Sakit di Surabaya, hingga kemaren sebanyak 47 ibu yang minta melahirkan buah hatinya tepat pada tanggal triple eight itu.

Rincian :

  1. RS DKT SURABAYA sebanyak 7 ibu
  2. RS TNI AU SURABAYA  sebanyak  4 Ibu
  3. RS Lombok 22 surabaya sebanyak 10 Ibu
  4. RS Katolik Vencentius A. Paulo sebanyak 4 Ibu
  5. RS Spesialis Husada Utama Surabaya sebanyak 12 ibu
  6. RS Darmo Surabaya sebanyak 8 Ibu
  7. RS Adi Husada Surabaya sebanyak 2 Ibu

Agustus 8, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Search | | No Comments Yet

ASYIK BENEEEEEEEEEEEEEEEEEERRRRR…..

DELA tetep yg paling Is the Best…

Agustus 6, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Dela Idol (Indonesian Idol 2008) | | No Comments Yet

TENTANG DELA IDOL

Aku pingin banget jadi orang yang sukses dan punya keluarga yang bahagia. Tapi sebenarnya kalau boleh ngaku, kekuranganku yang paling utama itu adalah terlalu cuek. Mungkin itu sering disalahartikan orang sebagai nggak peduli. Aku juga takut sama ketinggian. Padahal aku paling suka berlibur ke tempat-tempat yang seru. Misalnya pantai dan pegunungan. Asal tidak terlalu tinggi tentunya. Hehehe. Tempat paling jauh yang pernah aku kunjungi adalah Manado. Aku juga senang kalau bisa kumpul sama keluarga besar. Yang paling aku tidak suka dari kumpul-kumpul atau dalam berkegiatan sehari-hari adalah menunggu. Aku juga selalu sedih kalau mama atau keluarga yang lain sakit. Aku tidak suka bawang dan paling takut kalau ditinggal di tempat sepi sendirian. Nasihat terbaik yang masih aku pegang sampai sekarang adalah jadilah seperti padi, yang main berisi dan tinggi akan makin merunduk.Rencana ke depan, aku pingin meniti karir menjadi orang yang sukses dan membahagiakan keluarga besarku. Aku pingiin banget ngajak mereka berlibur ke Bali. Hal paling memalukan yang pernah aku buat tanpa sengaja adalah salah negur orang, padahal udah sok kenal banget gitu. Menurut aku, cowok yang paling ganteng adalah Darius, Dude Herlino, David Beckham, Justin Timberlake, dan Gary Iskak. Hehehe banyak ya? Kalau misalnya dikasih kesempatan untuk balik ke masa lalu dan merubah sesuatu, aku pingin merubah tinggi badan dan jadi model. Bakat tersembunyi aku adalah akting. Aku suka bermain karakter. Tapi tetep kok, pekerjaan impianku adalah penyanyi. Tiga kata yang menggambarkan seorang Dela adalah 3S: sabar, seru, dan sensitif.

Agustus 6, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Dela Idol (Indonesian Idol 2008) | | No Comments Yet

Dela Idol

DELA SETIA KUSUMAWATI (Dela Idol – Jakarta)

Nama lengkap: Dela Setia Kusumawati
Nama panggilan: Dela
Umur: 25 tahun
Warna rambut: cokelat
Warna mata: cokelat
Tinggi badan: 157 cm
Ukuran sepatu: 36 – 37
Tanggal lahir: 8 Agustus 1982
Warna: pink, kuning, cokelat, hitam, putih, biru, merah
Acara TV: sinetron Cahaya, pokonya yang ada Dude Herlinonya
Band: Magenta
Lagu: Stand Up for Love
Selebriti: Darius, Dude Herlino
Makanan: mie instant
Minuman: teh botol
Zodiac: Leo
Saudara kandung: 7 saudara kandung, anak ke-4

Della yang memiliki hobi berenang dan berlibur ini telah cukup banyak pengalamannya di dunia tarik suara, namun tetap mengaku merasa kaget ketika tahu dirinya masuk dalam 24 besar Indonesian Idol. Sebagai orang yang sering merasa tidak enak pada orang lain, kegembiraan yang dirasakan Della tidak 100% karena ia tetap sedih berpisah dengan yang kurang beruntung. Pendukung terbesarnya adalah keluarga. Menurut Della, kedua orang tuanya yang selalu terlihat mesra di depan anak-anaknya itu terus menerus panjatkan doa bagi dirinya agar terus sukses.

Lucunya, Della yang selain mahir menyanyi ternyata juga pandai menari ini punya kebiasaan memakai kaos kaki sebelum tidur. Jika gagal dipenuhi, ia tidak akan bisa tidur atau bangun dengan resiko encoknya kambuh. Sebelum mengikuti Audisi, Della yang seorang vokalis dan bandnya sering bernyanyi di sebuah kafe bertaraf internasional di Jakarta.

Della juga sangat mengidolakan Mike dan Sammy Kerispatih. Menurutnya, mereka berdua nyanyinya sangat keren. Dan harapannya di ajang ini Della bisa jadi seperti mereka dan membuktikan kepada orang-orang yang menganggap ia tak punya potensi bahwa ia bisa dan mampu.

Agustus 6, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Dela Idol (Indonesian Idol 2008) | | No Comments Yet

MTV Asia Awards 2008 in Malaysia

Setelah diadakan 5 tahun berturut-turut dengan berlangganan mengambil venue di Singapura dan Thailand, serta sempat absen tahun 2007 kemarin, akhirnya MTV Asia Awards memindahkan kembali venue-nya, kali ini adalah giliran Genting, Malaysia.Acara penghargaan apresiasi musik se-Asia ini akan diadakan tanggal 2 Agustus 2008 di Arena of Stars di kota Genting. Yang akan menjadi host adalah Jared Leto. Dalam event ini MTV akan memberikan total 16 kategori penghargaan untuk mereka yang memang memilik kontribusi dalam mengembangkan kultur musik dan youth lifestyle.

Enam belas penghargaan itu terdiri dari sembilan penghargaan untuk artis favorit regional, dan tujuh penghargaan internasional yang termasuk “The Video Star Award”, “Breakthrough Artist”, “The Innovation Award”, “Best Hook Up”, “Bring Da House Down Award”, dam “edc Style Award”. [rad]

Agustus 5, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | Search | | No Comments Yet

Dari LA Concert JakartaJAM 2008 – One Republic

Grup band asal Amerika Serikat, One Republic telah menunjukkan kepiawaiannya. Kepiawaiannya dalam bermusik menjadi penutup acara LA Concert JakartaJAM 2008 di Tennis Indoor Senayan Jakarta.

Band ini menyuguhkan 13 lagu. Ryan sang vokalis yang mempunyai suara yang khas , jemarinya lincah menari di atas toots organ. Sesekali, ryan yang mempunyai suara melengking itu juga memainkan gitar akustik, sebagai vokalis ryan tidak memotivasi memotivasi penonton untuk semangat berjingkrak hanya sesekali memberikan untuk bernyanyi bersama.

One republic menyanyikan lagu lagu andalannya, seperti Stop and stare, someone to save en tidak ketinggalan yang di tunggu2 oleh penonton yaitu Apologize, serta memberikan kejutan dengan menyanyikan lagu Umbrela yang di populerkan oleh Rihanna.

Agustus 4, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | LA CONCERT JakartaJAM 2008 | | No Comments Yet

Seneng Bangeeeeeeeeeetttt!!!

thanx buat LA Light a.k.a mas radit en mbak yg maem siomay di depan tennis indoor senayan sampe kelaparan nungguin aq… wekekeke…
uda di tungguin sampe aq dateng d sana..
en seneng bgt bisa liat one republic langsung manggung d jakarta…

yang kedua, thanx buat mbak dela…
yang uda kasih tiket nonton result en reunion show Indinesian Idol.. walaupun g ketemu mbak dela yang sekarang sudah super sibuk menjadi artis.. hhehee…
yang penting uda seneng bisa liat mbak dela langsung tampil di panggung spektakuler Indonesian Idol…

Agustus 3, 2008 Ditulis oleh ndrew83 | LA CONCERT JakartaJAM 2008 | | No Comments Yet